Pilih Turun Tangan!

Bergaya di depan kamera: anak-anak dan gurunya di samping sampan di depan sekolahnya. Dimas Budi Prasetyo, lulusan Psikologi Universitas Indonesia yang pernah bekerja di The Nielsen Company Indonesia, adalah Pengajar Muda di SDN 27 Gudang Suai, tahun 2011-2012. Gudang Suai terletak di Desa Jangkang, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Dimas butuh 21 jam perjalanan darat untuk mencapai Desa Jangkang yang terletak 800 km dari Pontianak.

***


Air sungai rutin meluap, genangi sebagian desa. Pergi ke sekolah terpaksa naik sampan. Dengan riang, anak-anak bawa bekal baju untuk berganti di sekolah. Pulangnya, mereka lalui tantangan ini lagi tetap dengan keriangan. Dan para gurupun singsingkan lengan baju, gulung celana dan turun melewati genangan ke sekolah.

Sejak dahulu, ibu kita terus melahirkan pejuang. Anak muda yang tak kenal menyerah, selalu sigap menjawab tantangan di depan mata. Dan jawabannya selalu tegas: lebih baik turun tangan daripada lipat tangan. Lebih baik menyalakan lilin daripada sekedar mengutuk kegelapan.

Kami, Indonesia Mengajar, dengan rendah hati memanggil anak-anak muda Republik ini untuk mengabdi jadi guru SD di ujung-ujung negeri selama satu tahun. Kalian akan tinggal di rumah saudara baru, akan hidup dan belajar di tengah saudara sebangsa. Kalian bertugas jadi pengajar di sekolah dan di masyarakat.

Ya, penuh tantangan, tidak mudah dan padat kesulitan penugasan ini. Tapi tantangan paling sulitpun telah kita lampaui bersama sebagai bangsa dan akan terus dibuktikan bahwa anak-anak muda bisa selesaikan tantangan berat lain.

Setahun di desa-desa jauh itu bukanlah pengorbanan, kalian dapat kehormatan berada di ujung negeri mewakili kita semua untuk melunasi sebuah janji kemerdekan: mencerdaskan saudara sebangsa.

Kemasi barangmu. Dan bersiaplah.

Anies Baswedan
Ketua Gerakan Indonesia Mengajar

Pendaftaran Pengajar Muda angkatan VI dibuka 1 November-15 Desember 2012.